welcome to my life

October 21, 2005

Simply I Love You

Filed under: D y n a

Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti sungai pada hujan
Seperti bunga pada kupu-kupu
Seperti laut pada daratan

Aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti Srikandi pada Arjuna
Seperti Shinta pada Rama

Aku mencintaimu dengan sederhana
Bukan dengan bujuk rayu
Bukan dengan penyaluran hasrat
Bukan dengan pelampiasan nafsu
Walau aku tak menampik semua itu

Aku mencintaimu dengan sederhana
Dengan sentuhan
Dengan belaian
Dengan kecupan
Bukan dengan bercumbuan
Bukan dengan ciuman penuh gairah
Namun dengan kasih
Tulus dan suci
Indah
Lebih indah dari yang pernah kau bayangkan

Aku mencintaimu dengan sederhana
Tidak meletup laksana api
Namun mengalir seperti air
Tenang
Dalam
Menghanyutkan

Aku mencintaimu dengan sederhana
Walau harus kuterjang badai
Kuhadang gelombang
Hingga tiba di tepian tak bertuan

Aku mencintaimu dengan sederhana
Entah kau sadari atau tidak

Allahu Rabbi

Filed under: D y n a

Allahu Rabbi
Aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi
Izinkanlah aku
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu
Cinta yang tak pernah pupus…

Menatap Mawar Pada Laut (engkaukah itu ?)

Filed under: D y n a

…sebuah kontemplasi ramadhan diri…

Pagi dingin ini mawar terdiam hilang suara
Mengapa pucat merah mawar ?
sebaris semut, kumbang dan kupu mengepak sayap tak percaya
mawar rekah senyum pada nelangsa
aku mencari lukisan dalam gairah air dari syurga
tapi mengapa kau kenakan pakaian hitam-hitam itu
sedangkan matahari telah menggantikan bulan?
aku mencari air, mawar tatap ke depan bentangkan jiwa
Maha suci pemberi air itu
Maha besar penciptanya pada setiap kehausanku

Pagi dingin ini mawar menitikkan getihnya dalam nestapa
gugur daunnya helai demi helai bersama istighfar
akan luka-luka ketika selaksa jarum menyobek kelopak merah darah
layu batang mawar pada lelahnya duri yang menancap setajam kaca
Basah zikirnya untuk terus menatap kemana pinta jiwa
Maha kasih Dia yang tahu aku di mana
Maha cinta Dia yang menatapku di kejauhan di mana

Dalam diamnya mawar mengumpulkan seluruh kelopak yang berceceran di tanah
Angin, tolong terbangkan aku sehingga dapat berenang
mengapung dan bercengkarama dengan ikan-ikan yang bebas di mana-mana
di sebuah taman pinta para nelayan
Hujan basahi aku sehingga alirmu bisa membawaku
bermuara di sebuah taman surga para ikan-ikan
Matahari bakar aku agar uapku jatuh kembali ke taman
menyiarkan wewangian pada karang bertebaran
Oh, ombak ayun aku aku dapat bersandar pada perahu
yang ditambatkan di melautnya sejuta keinginan

Dalam merahnya air mata di pagi dingin Ramadhan
mawar diam memohon pada tuhan akan lautan
mawar diam basahkan dirinya selalu tak lelah pada Engkau
Ombak lautan tersenyumlah pada mawar angin lautan
sehingga mawar terbawa dalam buaian

Salute !!!

Filed under: D y n a

Aku ada di lautan pasir katamu
sementara tatapmu tajam bak elang menerkam
bercakar kuku menggenggam semburan peluru
Aku ada di darah memerah katamu
pada jiwa berbasah zikir
berpanas zikir, berdingin zikir, bersakit zikir
Aku ada di dadamu, di fikirmu, di kecamuk dendammu,
di sedih haru birumu
katamu…menatap riak tangis
nyawa-nyawa yang semakin terkikis
Kejar ! lempar ! bakar ! cakar ! bak air bah
peluru memburu menyusup menembus mata-mata serigala buta
dan buruk rupa yang terus mendengus bau darah sejuta
manusia yang tak berdosa
nyawa ! nyawa ! nyawa !
si buta ! si buta ! si buta !
tujuh…sepuluh…tujuh puluh…berpuluh ribu…mesiu ada di hulu kepalamu !
tujuh…sepuluh…tujuh puluh…berpuluh ribu…penipu
menebar racun pada lautan padang pasirmu !
Senapan ini masih kupegang, katamu
batu ini masih kugenggam, katamu
Nyawa adalah masih nyawaku yang akan mengharumkan hamparan pasir ini
bersama kaki-kaki renta barisan ababil
penghancur berhala berteriak syahadah menggema
Allah ! Allah ! Allah !
selaut pasir, selaut nyawa, seribu mesiu
ada pada matamu nan tajam bak elang menerkam pada sejuk jiwa
merdeka ! merdeka ! merdeka !
selaut pasir, selaut nyawa, seribu mesiu
ada pada syahadah kaki-kaki renta barisan ababil nan perkasa !
perkasa ! perkasa ! perkasa !

The Highest Love

Filed under: D y n a

Jadilah manusia-manusia langit
Yang dengan sayapnya dapat meringankan beban bumi
Jadilah manusia-manusia langit
Dengan biru lembutnya, mampu memberi keteduhan pada bumi
Jadilah manusia-manusia langit
Yang dengan sejuta keutamaannya Ia istimewa karena rela berkorban
Dengan tubuhnya ia payungi bumi
Agar tidak kepanasan …
Ia menjadi mulia, karena baginya … memberi adalah sebuah keindahan,
Keindahan dan keindahan …

Tapi manusia langit bukan segalanya
Di atas kecantikannya … Allah-lah yang maha sempurna
Manusia langit bukanlah segalanya
Sayapnya bisa lelah, birunya dapat tertutup awan hitam
Tubuhnya tidak mampu menutup seluruh bumi

Dan ia perlu menerima
Menerima sebuah kekuatan untuk menjalankan tugasnya
Karenanya …
Di pagi hari ia berdzikir
Saat siang ia bekerja dan
Malam hari ia berkhalwat dengan Rabbnya
SEBAB TANPA RABBNYA … IA PASTI BUKAN APA-APA …

Ramadhan And Me

Filed under: D y n a

Marhaban….Ya Ramadhan
Marhaban….Ya bulan yang selalu banyak dinanti

Kurindu denganmu…rindu akan kesediaanmu untuk selalu bersamaku dalam lapar dan dahaga
Aku rindu padamu ya Ramadhan…kau selalu mau bersamaku berlelah dalam melakukan shalat malam

Marhaban….Ya Ramadhan
Marhaban….Ya bulan Magfiroh dan berkah

Kau selalu akan berada di hatiku dalam aku mencari balasan ibadahku
Kau akan selalu bisa menemaniku dalam aku mencari pahala dalam bulanmu

Marhaban….Ya Ramadhan
Marhaban….Ya bulan yang penuh akan rahmat

Aku ingin kau selalu mau membantuku dalam aku mengurung nafsu
Aku ingin kau juga mau ikut aku dalam aku beribadah

Marhaban…..Ya Ramadhan
Marhaban

Mari Cinta !!!

Filed under: D y n a

mari kita menari, mari kita menyanyi, mari kita berlari !
cintaku padamu sebesar dunia
karena aku sudah lupa pada yang lalu begitu cepatnya
seluruh isi duniaku sudah terganti
menarilah bersamaku
menarilah kita ke aozora, duniaku yang sepi dan bisu
menarilah kita ke segala impian, khayalan biru
marilah kita bersama-sama jalin cerita, jalin permainan yang tak pernah kau bosan memainkan
marilah kita menulis nama kita di pasir putih
marilah kita mengejar ombak di biru
marilah kita pandang biru
marilah kita merajut langit di sana
angkasa hitam penuh bintang
seperti kita yang tenggelam di keasyikan
nada-nada di balik segala
seperti kita tahu apa yang pasti
seperti cinta yang kabur
nada-nada di balik segala
marilah kita menyanyi sekali lagi, terhanyut di balik segala
dalam keasyikan itu aku menemukan kamu
kamu yang terhanyut di balik segala
cinta ! cinta ! marilah kau menari…
cinta ! cinta ! tidurlah di balik segala, tidurlah
diiringi segala doa
karena kamu sekarang sudah semuanya

Hidupku

Filed under: D y n a

Setiap hari aku terbangun dari lelapnya tidur dengan sebuah kehidupan baru,
setiap saat dengan dada membusung aku katakan : “ini hidupku”,
dan karenanya aku tidak ingin orang lain masuk dan mencampurinya,
aku ingin bebas melakukan apa saja yang aku mau,
aku ingin dapat melakukan apa saja yang aku suka,
karena ini adalah hidupku sendiri,

tanpa pernah menyadari kalau hidupku ternyata bukan hanya milikku seorang sama sekali.

Hidupku adalah milik Tuhanku,
karena Dia yang menciptakanku, menyulamku menjadi janin mungil dalam rahim ibuku,
meniupkan nafas ke dalam hidungku,
mengalirkan darah ke dalam pembuluhku,
dan karena akhirnya aku akan kembali ke pangkuanNya.

Hidupku adalah milik ibuku,
karena dia telah mengandung, melahirkan dan menyusuiku,
dia mengisi hatiku dengan cintanya,
dan menampung air mataku dengan tangan sucinya,
karena dia berjanji berjalan di sampingku sampai akhir hayatnya.

Hidupku adalah milik ayahku,
karena dia menjaga dan melindungiku sejak kanak-kanakku,
dia membuatku bisa hidup dan berkembang,
dengan pengorbanan dia tidak bisa selalu berada di dekatku,
ya, tapi dia berjanji selalu ada untuk mengangkatku saat terjatuh.

Hidupku adalah milik saudara-saudariku,
karena mereka mencintaiku seolah aku adalah bagian dari tubuh mereka,
menangis dan tertawa bersamaku.

Hidupku adalah milik suamiku kelak,
karena aku telah berjanji di depan Tuhan dan dunia,
bahwa aku akan bersamanya selama jantungku masih berdenyut,
karena untuk aku, dia telah meninggalkan dunianya jauh di belakang,
hidup, bernafas, tersenyum, dan bersedih denganku.

Hidupku adalah milik anak-anakku,
karena Tuhan pernah berbisik kepadaku : “ini adalah milikKu, kutitipkan kepadamu,
dan buktikan cintamu kepadaKu lewat keberadaan mereka”,
karena anak-anakku selalu menunggu kepulanganku.

Hidupku adalah milik sahabat-sahabatku,
milik mereka yang menanyakan kabarku,
mereka yang tersenyum padaku,
mereka yang mau menampung bebanku,
mereka yang menepuk pundakku,
mereka yang memintaku berhenti merokok,
mereka yang bahagia denganku,
mereka yang mentertawai kebodohanku,
mereka yang selalu mengharapkan kehadiranku,
mereka yang berjalan di sampingku,
mereka yang mengatakan aku mencintaimu,
karena kesedihanku akan menjadikan hari terasa suram bagi mereka,
dan kegembiraanku akan menjadi penambah semangat bagi mereka,
karena sakitku akan terasa sakit juga bagi mereka,
dan senyumku akan menjadi senyum mereka pula.

Betapa bodohnya bila dalam hidupku,
aku menganggap hidupku hanya milikku sendiri,
padahal setiap detik hidupku adalah milik mereka yang mencintaiku dan menyayangiku,
milik mereka yang menungguku,
dan milik mereka yang pernah, sekarang dan akan ada dalam hidupku.

Hidup ini begitu indah, maka buatlah menjadi lebih indah dengan melakukan segala sesuatu yang indah buat semua orang.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M