welcome to my life

August 9, 2005

A Blinded Battlefield

Filed under: Beauty Poverty

In a battlefield to win our prince charming then a ‘live-happily-ever-after’ ending, we might lose. A lot.
To someone who is more beautiful.
To someone who is richer.
To someone who is more popular.
To someone’s hotter,
Smarter,
Funnier,
Nicer, and so on.

Well, finding the ultimate perfect guy is almost impossible, yet tiring and heart breaking. But, do we stop ? (I don’t, or at least I haven’t J)

Kita benci kekalahan, kan ? Tapi kayaknya bakalan lebih menyedihkan kalau kita gak belajar sesuatu dari hal itu :
§ Bahwa terkadang kita sering dibutakan oleh ‘kecantikan’ laki-laki (uang, kekuasaan, atau tampang, bahkan kadang semuanya ada dalam satu paket) dan merasa kita telah menemukan laki-laki hebat yang sempurna yang kita cari selama ini tanpa mempertimbangkan bahwa di balik semua itu mungkin mereka bukan yang terbaik untuk kita.
§ Waktu kita mengeluh tentang cowok-cowok yang cuma melihat fisik daripada sifat-sifat dan kualitas menyenangkan, mandiri, cerdas yang kita punya, kadang kita lupa bahwa kita juga sering berlaku sama terhadap mereka. Waktunya kita melihat lebih dari yang terlihat, ya kan ?
§ Kita gak butuh memenangkan seorang Ken atau pangeran super ganteng yang layak untuk membuktikan bahwa kita spesial dan cantik.
§ Sebetulnya ini kompetisi yang gila. Gimana gak, dibutuhkan banyak keberanian, cinta, keyakinan, hati lapang dan terbuka, dan juga kebijaksanaan supaya kita bisa melewati masa-masa menyakitkan di ‘medan pertempuran’ di mana cincin dan sumpah setia adalah hadiahnya. Padahal gak ada label ‘satisfaction guarantee’ juga tuh, sekalipun kita menang. Yang artinya, cincin bisa sekadar cincin, dan janji tinggal janji. Ya gak ? J
§ Pejuang cinta sejati tahu banget kapan harus berhenti berjuang, pasrah, dan mulai belajar melepaskannya.
§ We shouldn’t let anyone or anything break us down, or makes us think that we are not good enough for him, or there’s something wrong with us, simply just because we are not the chosen one. Not easy to handle, but it is sure a blessing in disguise.
§ Hidup juga gak cuma soal menemukan pangeran impian, kan ?
§ Fairy tales do come true. Pangeran ganteng kaya berjodoh dengan putrid nan cantik jelita yang punya segalanya. Mereka betulan ada. Bukan buat bikin kita down dan berpikir dunia ini gak adil, tapi untuk kita belajar kalau, ya…that’ the way life is. Some things are just meant to be together.
§ Dengan semua kekalahan dan kekecewaan yang pernah kita rasa, mungkin pelajaran sesungguhnya adalah waktu kita masih bisa senyum dan bersyukur, berpikir bahwa kita sempurna apa adanya, dan yakin bahwa bakalan betul’betul ada prince charming kita yang sejati, yang akan berpikir seperti itu tentang kita. Dia, yang bakalan tetap bilang kita cantik dan sempurna sekalipun kita sedang gosok gigi. So, keep loving and die trying ?

Wanna add and share some more lessons ?

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://dyna.blogsome.com/2005/08/09/a-blinded-battlefield/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M