Sampai Kapan
Menantikanmu dalam jiwaku
Sabarku menunggu, berharap sendiri
Aku mencoba merindukan bayangmu
Karena hanyalah bayanganmu yang ada
Hangatnya mentari dan terangnya rembulan
Mengiringi hari-hariku yang tetap tanpa kehadiranmu
Indahnya pelangi yang terbit
Kala sinar matamu menembus relung hatiku
Pantaskah diriku ini mengharapkan
Suatu yang lebih dari hanya sekedar
Perhatian dari dirimu
Yang kau anggap biasa saja
Atau mestikah kusimpan dalam diri
Lalu kuendapkan rasa ini terus
Selama-lamanya
Diriku cinta dirimu
Dan hanya itulah satu
Yang aku tak jujur kepadamu
Kuingin engkau mengerti
Mungkinkah engkau sadari
Cinta yang ada di hatiku
Tanpa sepatah kata
Kuucap kepadamu
Sayang, dapatkah aku memanggilmu sayang
Sampai kapan, aku pun tak sanggup
Tuk pastikan kudapat memendam
Seluruh rasaku ini
Dengarlah jeritan hatiku untukmu
Dan aku ingin engkau mengerti
Apa yang di hatiku sanubariku
Kita kan berdua selamanya
Adakah engkau rasakan, mengapa tak kau nyatakan
Kuakui kurasakan, suatu saat kan kukatakan
Suatu saat ku bertahan tuk menantikan kepastian
Yakinlah sayang cinta kita kan menjadi kenyataan
