welcome to my life

April 19, 2005

Bicara Dengan Bahasa Hati

Filed under: D y n a

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.

Semua itu haruslah berasal dari hati anda.
Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.

Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda,
namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.

Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.

Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.

April 6, 2005

Anak Kucing

Filed under: D y n a

sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menarik bagi anak-anak kecil, “DIJUAL ANAK KUCING”. segera saja seorang anak lelaki datang, dan masuk ke dalam toko dan bertanya, “berapa harga anak kucing yang bapak jual itu ?”. pemilik toko itu menjawab, “harganya berkisar antara 200-300 ribu”. anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa kepingan uang, “aku hanya mempunyai 50.000 rupiah, bisakah aku melihat-lihat anak kucingyang bapak jual itu?”. pemilik toko itu tersenyum, ia lalu bersiul memanggil kucing-kucingnya.
tak lama dari kandang kucing muncullah kucingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak kucing. mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. tetapi ada satu anak kucing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. si anak lelaki itu menunjuk pada anak kucing yang paling belakang dan tampak cacat itu. tanyanya, “kenapa dengan anak kucing itu ?”. pemilik toko itu menjelaskan, bahwa ketika dilahirkan kucing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya. anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “aku beli anak kucing yag cacat itu”, pemilik toko menjawab, “jangan, jangan beli anak kucing yang cacat itu. tapi jika kamu ingin memilikinya, aku akan berikan anak kucing itu padamu”. anak lelaki itu jadi kecewa ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “aku tak mau bapak memberikan anak kucing itu cuma-cuma padaku. meski cacat anak kucing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana harga anak kucing yang lain. aku akan bayar penuh anak kucing itu. saat ini aku hanya mempunyai 50.000 rupiah, tetapi tiap hari aku akan mengangsur sampai lunas harga anak kucing itu”, tetapi pemilik toko menolak, “nak, kamu jangan beli anak kucing itu, dia tidak bisa melompat, dia tidak bisa lari cepat, dan bermain sebagaimana anak kucing lainnya”.
anak lelaki itu terdiam, lalu ia melepas ujung celana panjangnya. dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. ia menatap pemilik toko itu dan berkata “pak, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat, aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki yang lain. oleh karena itu aku tahu, bahwa anak kucing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya”.
kini pemilik toko itu mengigit bibirnya. air mata menetes dari sudut matanya, ia tersenyum dan berkata, “aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak kucing ini mempunyai majikan sebaik engkau”.

April 4, 2005

L o v e

Filed under: D y n a

Love is not about finding someone perfect but to love someone unperfect perfectly.
Love is when you had a huge fight and then you decide to put aside your egos, hold hands and say :
I Love You

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M