welcome to my life

March 22, 2005

Thank You…

Filed under: D y n a

Aku selalu berpikir tentang keindahan dalam sebuah syair. Aku selalu memikirkan teriakan jiwamu yang haus syair syahdu. Aku selalu berpikir untuk mengetuk hatimu dengan penghayatanku. Aku selalu berusaha membuat kau meratap, tersedu, terbahak, dan terguncang. Hari ini aku tidak mau berpikir. Aku ingin membiarkan jiwaku, perasaanku, dan imajiku bermain sesukanya. Boleh kan kalau hari ini aku tidak peduli dengan apa yang kau mau ? Bagaimana kalau kali ini kau yang mengikuti permainanku ? Tidak usah kau pakai kartu dan dadu untuk permainan ini. Cukup kau pakai intuisi dan kepekaan mata, hati, dan telinga untuk membaca syairku. Aku yakin kita bisa sama-sama menikmatinya tanpa harus memikirkan keinginan satu dengan yang lain. Amati baik-baik lirikku ! Kalau di dalamnya tidak terdapat apa-apa, itu bukan salahku. Salahmu sendiri yang tidak bisa menikahkan khayalku dengan khayalmu. Semua syair dan lirik di dunia ini tidak ada yang buruk. Yang buruk adalah perasaanmu yang selalu menghakimi tanpa bisa memberi contoh. Tidak salah kiranya kalau aku ingin menyumbangkan sesuatu untuk seniku ? Aku masih belum mau berhenti membangkitkan roh-roh dalam tulisanku. Karena itu adalah tugasku. Kau tahu apa tugasmu ? Tugasmu adalah memuji dan mencela. Maka lakukanlah itu ! Dunia ini sangat indah karena kau dan aku. Semua sudah memainkan perannya dengan baik. Kita tinggal menunggu Sang Pencipta menghentikan babak-babak ini. Aku percaya segala sesuatu yang aku buat pasti akan berdampak pada diriku sendiri, aku juga percaya semua yang aku dapat hingga saat ini adalah hasil kerja keras dan dukungan dari semua pihak. Rumput di halaman rumahku pasti akan berhenti tertunduk malu, bila aku menjadi orang yang tahu diri dan tahu berterima kasih. Aku juga paham kalau ucapan terima kasih itu tidak terlalu penting. Yang penting adalah isi hati dan ketulusan. Tapi aku tidak dapat mengungkapkan semua itu dengan transparan. Karena dadaku tidak terbuat dari plastik tipis yang menerawang sehingga orang bisa melihat dalamnya hatiku. Jadi sekarang aku ingin sekali mengungkapkan terima kasihku pada semua yang telah menjadikan aku seperti ini. Tulus atau tidaknya ungkapanku hanya aku dan Tuhan yang tahu. Bisa juga kau mempercayai ungkapanku sebagai sesuatu yang tidak bullshit. Tapi kau harus menjadi seseorang yang menghiasi hatimu dengan pikiran yang positif tanpa praduga yang tak beralasan.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://dyna.blogsome.com/2005/03/22/thank-you/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M